Menu

Mode Gelap
Bawa Mobil Tempur, Mahasiswa Labusel Geruduk Kejatisu! Desak Kasus Korupsi Rp 1,9 M Diusut Tuntas Modus Baru Peredaran Narkoba: 680 Gram Sabu Diselipkan dalam Buku, Polda Sumut Bongkar Sindikat Satu Tahun. Memimpin ,Medan Melonjak. Riko–Zakiyuddin Buktikan Kerja Nyata, Bukan Sekadar Gaya Hendak Kirim Narkoba Ke Jakarta, 2 Pria Diciduk Polisi Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu, dua Kurir Diamankan Konferwil HIMMAH Sumut “Cacat Prosedur “Tanpa Persidangan Dan Tanpa Pemilihan

Aceh

Bak Film Action, Aksi Oknum Brimob PAM PT. Bapco Lempar Senjata dan Diduga Dorong Serta Piting Leher Warga

badge-check


					Foto: Screnshot Vidio Amatir Warga Perbesar

Foto: Screnshot Vidio Amatir Warga

Aceh Utara – Bak di film film action oknum Brimob yang bertugas PAM di PT. Bapco lempar senjata ke kawannya dan diduga dorong warga serta dipiting atau mengapit leher, hal tersebut dipicu permasalahan hewan ternak warga masuk ke lingkungan PT tersebut.

PT. Bapco yang berlokasi di Gampong Kebon Pirak, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara info yang didapat awak media, pihak PT tersebut menangkap hewan ternak yang masuk ke lingkungan kebun sawit dan, kata warga pemiliknya wajib membayar 500 ribu rupiah kepihak PT per hewan ternak jika ingin mengambilnya kembali.

Perselisihan pun muncul, saat warga ingin mengambil hewan ternaknya kembali, tetapi dihadang oleh oknum brimob, kata warga hewan diambil saja dulu, masalah denda nanti dibicarakan oleh Geuchik atau tokoh masyarakat dengan pihak PT. Bapco, tetapi hal tersebut tidak diindahkan sehingga cekcok mulut antara warga dan oknum brimob tidak dapat dihindarkan,” ucap warga, Senin, 11 Agustus 2025.

Video berdurasi 1 menit 2 detik dan satu video lagi berdurasi 12 detik, serta video yang berdurasi 16 detik dimana oknum brimob juga terlihat mendorong dorong warga , video antara sang oknum aparat bersitegang dengan masyarakat pun viral di grup grup whatsapp.

Dalam video tersebut tampak oknum brimob bersenjata belum diketahui identitasnya, tampak terlihat mendorong salah satu warga berbaju kuning dan juga terlihat beradu mulut, selang beberapa detik, bak di film action oknum brimob tersebut melempar senjata laras panjangnya kepada salah satu kawan yang juga brimob, tampak terlihat kembali berjalan ke arah warga lainya mendorong dorong seolah olah seperti menantang untuk berkelahi.

Ditambah lagi, pengakuan warga ada juga sempat dipiting oleh sang oknum brimob saat perselisihan, lanjut warga lainya yang mengaku dipukul oleh orang yang berpakaian PT. Bapco, (Isoh long, long han eek kutheun kusoh balek, yang soh long awak kerja bak PT. Bapco baje isok baje dari PT, meunyoe hana kubalah male long lam kawan rame), dia mukul saya, saya mukul balik, orang itu bekerja di PT. Bapco pakaianya dari PT, kalau saya tidak balas, malu saya didepan orang ramai,” tambah warga.

Salah satu tokoh masyarakat didepan para Muspika Paya Bakong, juga menyebutkan, PT. Bapco seolah olah membenturkan kami dengan aparat, seharusnya mereka melakukan pendekatan dengan Humanis jangan benturkan warga dengan Aparat.

Hewan ternak yang ditangkap di lingkungan PT. Bapco, diketahui milik warga Blang Mane dan Alue Lhok.

Salah satu tokoh masyarakat yang ikut mediasi dikantor Muspika Paya Bakong, mengatakan, hewan ternak sudah dilepaskan tanpa bayar denda, tanggal 19 Agustus 2025 nanti akan ada mediasi lanjutan terkait hewan ternak yang memasuki wilayah PT. Bapco,” pungkasnya.

Sementara itu, Manager PT. Bapco, Adi Santoso saat dikonfirmasi awak media, via pesan Whatsapp pribadinya centang biru (dilihat) atau bungkam terkait masalah tersebut.

Danki Kompi 4 Batalyon B Aceh Utara, Akp Syaifullah, saat dikonfirmasi via pesan whastapp pribadinnya mengatakan,” Tidak ada kisruh dilapangan, tadinya salah paham, anak anak muda meneriaki anggota kita, kalau kalian anggap viral ya sudahlah,” ucapnya.

” Makian memang sudah begitu anak anak muda yang tidak berkepentingan, sengaja neriakin yang lain ngerekam, harus yang ngerekam dicari ditanya tujuannya apa,” pungkasnya.

Brimob yang seharusnya bertindak sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menangani situasi yang berintensitas tinggi seperti kerusuhan, terorisme, dan bencana alam. Mereka juga harus profesional, tangguh, bermoral, dan patuh hukum, serta mampu memberikan pelayanan yang tegas namun humanis kepada masyarakat.

Pewarta: Fadly P.B

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Taruna Akpol Hadir untuk Masyarakat, Bersihkan Fasilitas Publik dan Siap Gelar Bakti Sosial di Aceh Tamiang

17 Januari 2026 - 11:17 WIB

Taruna Akpol Hadir untuk Masyarakat, Bersihkan Fasilitas Publik dan Siap Gelar Bakti Sosial di Aceh Tamiang

Kolaborasi Kemanusiaan IGS dan Laznas Syarikat Islam Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

18 Desember 2025 - 15:10 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan IGS dan Laznas Syarikat Islam Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

Bersatu dalam Doa, Bergerak dalam Aksi: Syarikat Islam Bantu Aceh dan Sumut

13 Desember 2025 - 09:09 WIB

Bersatu dalam Doa, Bergerak dalam Aksi: Syarikat Islam Bantu Aceh dan Sumut

Saat Perang Mengguncang Gaza dan Banjir Menghancurkan Kampung Sriwijaya, Cahaya Persaudaraan Tetap Menembus Gelap Aceh Tamiang

12 Desember 2025 - 07:36 WIB

Saat Perang Mengguncang Gaza dan Banjir Menghancurkan Kampung Sriwijaya, Cahaya Persaudaraan Tetap Menembus Gelap Aceh Tamiang

DPC Syarikat Islam Kota Medan Salurkan Bantuan Korban Banjir

28 November 2025 - 13:23 WIB

DPC Syarikat Islam Kota Medan Salurkan Bantuan Korban Banjir
Trending di Aceh