Menu

Mode Gelap
FGD GMNI Sumut: Perkuat Sinergi Masyarakat dan Aparat Berantas Begal Serta Premanisme Dihadiri Jokowi dan Disaksikan 20 Ribu Penonton, Pengamanan Polda Sumut pada Laga Indonesia vs Vietnam Berjalan Optimal Brimob Polda Sumut Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah dan Minggu Kasih, Bagikan Sembako hingga Makanan Gratis Seorang Penjaga Malam Kosan Mewah Tumbang Dianiaya Sekelompok Preman di Jalan Sei Bundong, Panit SPKT Polrestabes Medan : Pelaku Ditindak Jumat Barokah Berkah Beras, Pewarta Polrestabes Medan Tebar Kepedulian untuk Anggota dan Warga Karutan Tanjung Pura Fransisco Pandia Terima Kunjungan Wartawan: “Bagi Saya, Semua Setara Tanpa Memandang Status Sosial”

Aceh

Niat Ingin Bela Masyarakat, Danramil Paya Bakong Malah Dituding Provokasi Warga

Avatar photobadge-check


					Niat Ingin Bela Masyarakat, Danramil Paya Bakong Malah Dituding Provokasi Warga Perbesar

Aceh Utara – Niat ingin bela masyarakat, Komandan Koramil Paya Bakong, Kapten Edi Wijaya, malah dituding memprovokasi warga sekitaran PT. Bahruny Plantation Company (Bapco), Kebun Pirak, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara.

Warga beberapa desa disekitaran PT. Bapco, membantah keras pemberitaan di salah satu media massa yang menuding Danramil Paya Bakong Memprovokasi Masyarakat, kami tidak ada yang merasa terprovokasi oleh pernyataan Danramil, kami malah sangat berterimakasih karena beliau telah berdiri bersama masyarakat,” ucap para warga, Kamis, 14 Agustus 2025.

” Malah Danramil Paya Bakong menyebutkan, PT. Bapco wajib membuat plasma 20 persen dari luas lahannya, tetapi sampai sekarang PT belum membuat plasma, jika memang ada dimana plasma tersebut, sekali lagi kita tegaskan kami tidak terprovokasi oleh pernyataan Danramil,” tambah warga.

Warga juga mengatakan, terkait ucapan Danramil “Bandit” itu memang ditujukan untuk penjahat yang sering disebut bandit, sehingga kalau melawan bandit kita menjadi bandit, agar tahu kelemahan penjahat harus jadi bunglon dengan menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada, kalau menurut kami ini ada yang kebakaran jenggot, yang kebakaran jenggot tersebut pasti bandit-bandit yang ada kepentingan untuk membenturkan warga dengan Danramil,” papar warga.

Lanjut warga lagi, Nilai-nilai luhur yang menjadi sendi-sendi pengabdian setiap prajurit TNI tidak boleh berubah. Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI harus mengalir dalam setiap hembusan nafas prajurit dimanapun berada dan bertugas, pelihara dan tingkatkan terus kemanunggalan dengan rakyat. Kemanunggalan TNI dengan Rakyat adalah urat nadi sistem pertahanan semesta. Sadari bahwa TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama-sama rakyat, demi kepentingan rakyat, kami berharap kedepannya Danramil Paya Bakong dan seluruh unsur TNI selalu berada disamping Rakyat,” pungkas Warga.

Pewarta: Fadly P.B

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

GEGER! Geuchik di Aceh Utara Blokir WA Wartawan Saat Tanya Dana Desa, Tuding Gadungan Padahal Pernah Telponan

3 Maret 2026 - 11:31 WIB

GEGER! Geuchik di Aceh Utara Blokir WA Wartawan Saat Tanya Dana Desa, Tuding Gadungan Padahal Pernah Telponan

Taruna Akpol Hadir untuk Masyarakat, Bersihkan Fasilitas Publik dan Siap Gelar Bakti Sosial di Aceh Tamiang

17 Januari 2026 - 11:17 WIB

Taruna Akpol Hadir untuk Masyarakat, Bersihkan Fasilitas Publik dan Siap Gelar Bakti Sosial di Aceh Tamiang

Kolaborasi Kemanusiaan IGS dan Laznas Syarikat Islam Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

18 Desember 2025 - 15:10 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan IGS dan Laznas Syarikat Islam Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

Bersatu dalam Doa, Bergerak dalam Aksi: Syarikat Islam Bantu Aceh dan Sumut

13 Desember 2025 - 09:09 WIB

Bersatu dalam Doa, Bergerak dalam Aksi: Syarikat Islam Bantu Aceh dan Sumut

Saat Perang Mengguncang Gaza dan Banjir Menghancurkan Kampung Sriwijaya, Cahaya Persaudaraan Tetap Menembus Gelap Aceh Tamiang

12 Desember 2025 - 07:36 WIB

Saat Perang Mengguncang Gaza dan Banjir Menghancurkan Kampung Sriwijaya, Cahaya Persaudaraan Tetap Menembus Gelap Aceh Tamiang
Trending di Aceh