Menu

Mode Gelap
Jadi Korban Pencurian Pedagang ikan Pajak Pasar 3 Tembung Lapor Polisi Pelantikan SMSI Deli Serdang, Momentum Perkuat Media Profesional dan Bertanggung Jawab Anggota DPRD Deli Serdang Jhon Key Dukung Tim JCS di Ajang Mini Soccer Piala Gubsu 2026 GARNIZUN Dukung BNN Larang Vape: H. Ardiansyah Saragih Tegaskan Rokok Elektrik Kini Jadi Modus Baru Peredaran Narkotika Kapolda Sumut Resmikan Empat SPPG Polres Karo Dukung Program MBG Gugah Semangat Pendidik, Syafii Efendi dan Wabup Tapsel Kompak Serukan Upgrade Kualitas Guru di Era Digital

Nasional

KPK: Orang yang Pakai Joki Skripsi di Kampus Merupakan Tindakan Memulai Kebiasaan Korupsi

Avatar photobadge-check


					KPK: Orang yang  Pakai Joki Skripsi di Kampus Merupakan Tindakan Memulai Kebiasaan Korupsi Perbesar

Orang yang Pakai Joki Skripsi di Kampus Merupakan Tindakan Memulai Kebiasaan Korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pelatihan antikorupsi di Universitas Tanjung Pura (Unthan), Pontianak pada Jumat 11 November 2022.

Lembaga Anti-Korupsi memperingatkan siswa untuk tidak mengejar gelar PhD. Kantor dinas yang kotor dianggap berbahaya bagi negara. Pasalnya, sikap koruptif sudah tertanam dalam diri mahasiswa yang berusaha memalsukan makalahnya.

Pada hari Minggu 13 November 2022, Sub Edukasi dan Pelibatan Masyarakat KPK Wawan Wardiana menyatakan, “Dengan menggunakan joki, mahasiswa berbohong dan tidak setia dengan apa yang telah mereka lakukan.”, mengutip keterangan tertulis.

Wawan mengatakan layanan joki skripsi dapat merusak kredibilitas penilaian karya ilmiah mahasiswa. Kualitas disertasi juga mengesankan. “Nah, nggak usah capek-capek ke sekolah karena gampang dapat gelar (dalam dinas joki),” kata Wawan.

Mahasiswa Uni Eropa diminta untuk tidak menggunakan jasa joki dalam wisuda skripsinya. Penelitian ilmiah harus dilakukan secara terpisah untuk mencegah korupsi meningkat di masa depan. Sebuah penghapusan tegas dari kebiasaan joki di kampus juga menyerukan di seluruh komunitas Uni.

Selain itu, keuletan seluruh komunitas bulu babi diperlukan untuk mencegah korupsi lulusan. Warga Uni juga wajib konsisten menolak suap saat menerima mahasiswa. Menyuap penerimaan mahasiswa sama berbahayanya dengan perebutan disertasi. Keduanya dapat menyebabkan kebiasaan korup di masa depan.

“Jika ini dibiarkan dalam kehidupan sehari-hari, pasti akan mengarah pada suap dan kepuasan di masa depan. Kedua kasus ini mencapai 80% dari kasus korupsi KPK,” kata Wawan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GARNIZUN Dukung BNN Larang Vape: H. Ardiansyah Saragih Tegaskan Rokok Elektrik Kini Jadi Modus Baru Peredaran Narkotika

9 April 2026 - 13:36 WIB

GARNIZUN Dukung BNN Larang Vape: H. Ardiansyah Saragih Tegaskan Rokok Elektrik Kini Jadi Modus Baru Peredaran Narkotika

Mayjen TNI Doddy Triwinarto Diamanahkan Negara Jabat Pangdam XV/Pattimura, Kasad Tekankan Kepemimpinan Solutif

8 April 2026 - 12:39 WIB

Mayjen TNI Doddy Triwinarto Diamanahkan Negara Jabat Pangdam XV/Pattimura, Kasad Tekankan Kepemimpinan Solutif

Turnamen Anniversary SSB New Soccer Pratama Meriahkan Medan, 35 Tim dari 8 Daerah Bertarung Rebut Piala Bergengsi DPW dan DPD Gerakan Rakyat Sumatera Utara

29 Maret 2026 - 09:02 WIB

Turnamen Anniversary SSB New Soccer Pratama Meriahkan Medan, 35 Tim dari 8 Daerah Bertarung Rebut Piala Bergengsi DPW dan DPD Gerakan Rakyat Sumatera Utara

Kapolda Sumut Pantau Arus Mudik via Patroli Udara, Pastikan Jalur Aman dan Lancar

20 Maret 2026 - 02:12 WIB

Kapolda Sumut Pantau Arus Mudik via Patroli Udara, Pastikan Jalur Aman dan Lancar

Wakapolda Sumut Cek Pos Terpadu Operasi Ketupat Toba 2026 di Lapangan Merdeka Medan

16 Maret 2026 - 01:36 WIB

Wakapolda Sumut Cek Pos Terpadu Operasi Ketupat Toba 2026 di Lapangan Merdeka Medan
Trending di Nasional