Scroll untuk baca artikel
#
AkademikReligi

Mahasiswa KKN UINSU Gelar Festival Anak Islami di Serdang Bedagai, Tanamkan Moderasi Beragama Sejak Dini

×

Mahasiswa KKN UINSU Gelar Festival Anak Islami di Serdang Bedagai, Tanamkan Moderasi Beragama Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN UINSU Gelar Festival Anak Islami di Serdang Bedagai, Tanamkan Moderasi Beragama Sejak Dini
Mahasiswa KKN UIN Sumatera Utara menggelar Festival Anak di Musolla Al Ansar, Dusun Kenari, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada 25 Agustus 2026

DIRGASWARA NEWS, Perbaungan — Dalam upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sumatera Utara sukses menggelar Festival Anak di Musolla Al Ansar, Dusun Kenari, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada 25 Agustus 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB ini menjadi salah satu program kerja unggulan KKN di bidang Moderasi Beragama.

Festival Anak tersebut dirancang sebagai wadah edukatif bernuansa keagamaan bagi anak-anak Dusun Kenari. Lewat berbagai perlombaan, para mahasiswa KKN berupaya mengenalkan nilai-nilai keislaman secara menyenangkan dan sesuai dengan tingkat perkembangan usia anak-anak.

Sebanyak tiga cabang perlombaan dihadirkan dalam acara ini, meliputi lomba azan, hafalan surah pendek, serta mewarnai bertema Islami. Setiap jenis lomba memberikan ruang bagi para peserta untuk mengeksplorasi kemampuan sekaligus mengasah keberanian, kreativitas, dan rasa percaya diri mereka.

Antusiasme peserta sudah terpancar sejak awal acara dibuka. Anak-anak mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan berjuang menampilkan potensi terbaik di setiap kategori. Seluruh mahasiswa KKN turut mendampingi para peserta untuk memastikan seluruh alur kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Seluruh jajaran mahasiswa KKN bertindak sebagai panitia, mengelola jalannya acara mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan perlombaan, pendampingan, hingga prosesi penyerahan hadiah. M. Ricko Diantoro dan Tasya Muthiah Insani hadir mewakili rekan-rekan mahasiswa KKN lainnya dalam menyukseskan agenda tersebut.

Dukungan hangat juga mengalir dari masyarakat lokal. Nazir Musolla Al Ansar hadir langsung dan berpartisipasi saat penyerahan hadiah kepada para pemenang. Kehadiran tokoh masyarakat ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas terselenggaranya kegiatan positif bagi generasi muda di Dusun Kenari.

Usai seluruh rangkaian perlombaan selesai, mahasiswa KKN mengumumkan nama-nama pemenang dari tiap kategori. Pemberian hadiah ini menjadi wujud apresiasi atas keberanian, bakat, serta keikutsertaan aktif anak-anak sepanjang acara.

Bagi para mahasiswa, Festival Anak ini menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi dengan warga dan anak-anak setempat. Agenda ini tak hanya menuntaskan program kerja, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dalam merancang kegiatan yang edukatif dan sarat nilai spiritual.

Mahasiswa KKN UIN Sumatera Utara berpose bersama anak-anak dan pengurus Musolla Al Ansar usai pelaksanaan Festival Anak di Dusun Kenari, Desa Melati II, Serdang Bedagai. (Dok. Mahasiswa KKN)

Melalui ajang ini, mahasiswa KKN UIN Sumatera Utara berharap anak-anak Dusun Kenari mendapatkan kenangan manis sekaligus makin termotivasi untuk mendalami serta mengamalkan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini juga ditujukan untuk membina mental berani, jiwa kreatif, sportivitas, dan rasa kebersamaan antar sesama.

Secara keseluruhan, Festival Anak merupakan wujud pengabdian nyata mahasiswa KKN UIN Sumatera Utara dalam mengaktualisasikan program Moderasi Beragama di Dusun Kenari. Melalui interaksi harmonis antara anak-anak, mahasiswa, dan warga, program ini diharapkan membawa manfaat berkelanjutan serta meninggalkan pesan kebaikan di Desa Melati II.

Pembentukan karakter anak melalui kegiatan berbasis nilai-nilai keagamaan memainkan peran kunci dalam menjaga benteng moral generasi muda di tengah era digital. Melalui lomba seperti azan dan hafalan surah pendek, anak-anak tidak hanya dilatih secara akademis atau akademis spiritual, tetapi juga diajarkan untuk mencintai rumah ibadah serta terbiasa aktif dalam kegiatan kemakmuran musala di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kehadiran mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi motor penggerak yang efektif dalam menyalurkan ide-ide kreatif ke tengah masyarakat pedesaan. Tidak sekadar menjalankan tugas akademik perguruan tinggi, sinergi antara mahasiswa, tokoh masyarakat, dan perangkat desa terbukti mampu menghidupkan suasana keakraban sosial serta mendorong potensi anak-anak di daerah agar lebih percaya diri dalam mengekspresikan bakat mereka. (DN/Alm)

Tinggalkan Balasan