Menu

Mode Gelap
Semarak Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Hadirkan Layanan Sosial dan Kepedulian Nyata untuk Masyarakat di CFD Medan Polda Sumut Sukses Amankan ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026, Final Berlangsung Aman dan Kondusif Polda Sumut Sulap Car Free Day Jadi Pesta Rakyat HUT Bhayangkara ke-80, Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka Tebar Kepedulian di Jumat Berkah, DPC GRIB Jaya Medan Bersama PAC GRIB Jaya Medan Petisah Bagikan 500 Nasi Kotak Kepada Masyarakat Tebar Kepedulian di Jum’at Berkah, PAC Pemuda Pancasila Medan Area Bagikan 1.000 Paket Makanan Untuk Jamaah dan Panti Asuhan Pewarta Polrestabes Medan Hadir untuk Sesama Lewat Program Jumat Barokah

Pemerintah

Emak- emak Geruduk Kantor Camat, Ada Dugaan Suap Pengangkatan Kepling IX Pulo Brayan Bengkel

badge-check


					Emak- emak Geruduk Kantor Camat, Ada Dugaan Suap Pengangkatan Kepling IX Pulo Brayan Bengkel Perbesar

MEDAN – dirgaswara. com  Emak emak warga Perwira II, Lingkungan IX, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur geruduk Kantor Camat Medan Timur Jalan HM Said, Medan, Jumat (6/3) pagi. Warga menolak pengangkatan M Salim sebagai Kepala Lingkungan (Kepling) IX karena sebelumnya M Salim pernah menjabat sebagai Kepling IX namun tidak amanah dan mengecewakan warga.

Bermula Kedatangan emak emak ke kantor camat melakukan aksi damai untuk mempertanyakan pemilihan dan pengangkatan kepling dugaan yang sudah di skenario oleh oknum camat dan lurah,aksi demo sempat ricuh karena sudah tiga jam lebih para pedemo menunggu camat medan timur tak kunjung jumpaian para pendemo yang sambil membawa poster bertuliskan penolakkan sallim menjadi kepling lingkungan IX, kericuan redam setelah camat keluar dari ruangan kantornya.

Massa emak emak akhirnya di perbolehkan masuk kedalam aula kantor camat , dan mengungkap aspirasi nya,
“Kami tidak mau pak M Salim menjadi Kepling kami. Karena sebelumnya saat beliau menjabat sebagai Kepling IX dia tidak amanah dan mengecewakan kami sebagai wargannya. Kami tetap mendukung Endang Priska menjadi Kepling ,”ungkap salah seorang warga, Irmawati pada wartawan, Jumat (6/3).

Warga lainnya Rini mengatakan Endang tidak di lantik sementara mendapat dukungan 350 suara. “Dan sewaktu menjabat selalu humanis tidak pernah menyusahkan kami masyarakat semua urusan di buatnya gratis,”jelasnya.

Sementara, sambung Rini, sewaktu M Salim menjabat Kepling pada tahun 2021-2022 ketika mengurus surat selalu dikenakan biaya semua urusan pakai uang.kinerja M Sallim sudah buruk di mata warga

Selain itu Adapun beberapa poin penolakan warga terhadap M Salim diantaranya, sewaktu Salim menjabat Kepling IX tidak amanah, urusan surat menyurat susah, bantuan untuk masyarakat tidak pernah sampai ke masyarakat, banyak bantuan ditimbun di rumah, keluhan masyarakat tidak pernah di dengar selama dia menjadi Kepling IX.

Warga menilai isu dugaan suap menerpa pengangkatan kepling IX pulo Brayan.
Aspirasi emak emak dijawab Camat Fernanda yang menyebutkan Dari pengangkatan kepling ada penilaian nya , Camat beralasan M sallim penilaian baik dari pada endang,

Sontak kericuanpun terjadi emak emak para pendemo berteriak tidak terima yang di sebutkan camat,dan emak emak menduga penilaian yang sudah settingan terlebih dahulu, karena pengangkatan kepling IX pulo brayan dugaan kuat orang Camat dan oknum anggota DPRD ucapan sejumlah emak emak yang kesal sambil keluar dari aula

Menanggapi aksi warga Perwira II, Lingkungan IX, Camat Medan Timur, Fernanda dalam wancaranya mengatakan, pengangkatan Kepling sesuai dengan mekanisme yang diatur melalui Perda Kota Medan Nomor: 9 Tahun 2017 dan Perwal Kota Medan Nomor : 21 Tahun 2021 tentang pengangkatan dan pemberhentian Kepala Lingkungan.
“Kami akan terus melakukan pengawasan kepada, M Salim. Jika nantinya dia melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku segera kami copot,”,tegas Camat.

Emak-emak pendemo yang kecewa atas keputusan Camat yang ngotot M Sallim menjadi kepling IX pulo Brayan, dalam hal ini warga Lingkungan IX pulo Brayan protes dan mengkritik Walikota Medan Rico Waas yang tidak tegas dalam pengawasan dalam pengangkatan kepling dan mendesak menonaktifkan Camat Medan Timur dan lurahnya dugàan adanya terlibat kecurangan tidak netral, dalam waktu ini warga akan kembali melakukan aksi demo ke kantor walikota ungkap seorang ibu rumah tangga yang kesal warga Lingkungan IX. (kz) 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Senator KH. Muhammad Nuh Paparkan Urgensi Representasi Daerah di Stadium General UIN Sumatera Utara

13 Mei 2026 - 05:28 WIB

Senator KH. Muhammad Nuh Paparkan Urgensi Representasi Daerah di Stadium General UIN Sumatera Utara

KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan RI

12 Mei 2026 - 10:07 WIB

KAI Divre II Sumbar Raih Penghargaan Platinum P2HIV-AIDS Tingkat Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan RI

Warga Lingkungan IX Geruduk Kantor Walikota

30 April 2026 - 13:26 WIB

Warga Lingkungan IX Geruduk Kantor Walikota

Imigrasi Kelas II TPI Belawan Terima Kunjungan Ombudsman RI Sumut, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

22 April 2026 - 14:11 WIB

Imigrasi Kelas II TPI Belawan Terima Kunjungan Ombudsman RI Sumut, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Dugaan Praktik “Calo” Parkir di PUD Pasar Mencuat, Pengurus Dpc Grib Kota Medan : Walikota Medan Jangan ‘Main Mata’ dengan Ormas

17 April 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Praktik “Calo” Parkir di PUD Pasar Mencuat, Pengurus Dpc Grib Kota Medan : Walikota Medan Jangan ‘Main Mata’ dengan Ormas
Trending di Pemerintah