Menu

Mode Gelap
Grebek Sarang Narkoba di Labura, Polisi Bongkar Lokasi Diduga Tempat Transaksi dan Konsumsi Narkotika Sambut Audiensi DPC PJS Labuhanbatu, Kejari Siap Bangun Sinergi Dua Pelaku Residivis Spesialis Modus Ganjal ATM di Medan Ditembak Polisi Bentrok Antargeng Motor di Medan, Polrestabes Sergap 6 Pelaku Pengeroyokan Hilangnya Nyawa Korban di Patumbak Kapolrestabes Medan Arahkan Personel Tetap Humanis dalam Pengamanan Aksi KBMN di DPRD Sumut Pimwil Bulog Sumut Budi Cahyanto Tinjau Pasar Sukaramai, Pastikan Minyakita dan Beras SPHP Tersedia serta Dijual Sesuai Ketentuan

Aceh

CSR PEMA Diduga Mengalir ke Trisakti, Publik Desak KPK Segera Bertindak!

Avatar photobadge-check


					CSR PEMA Diduga Mengalir ke Trisakti, Publik Desak KPK Segera Bertindak! Perbesar

Banda Aceh – PT Pembangunan Aceh (PEMA) kembali menjadi sorotan tajam. Dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang seharusnya mengalir untuk rakyat Aceh, justru diduga bocor keluar daerah. Lebih mengejutkan lagi, dana itu dipakai untuk mendukung acara Dies Natalis ke-60 Universitas Trisakti di Jakarta – kampus almamater Direktur Utama PEMA, Mawardi Nur.

Dokumen pencairan senilai Rp20 juta sudah beredar luas. Di dalamnya, tercatat persetujuan dari jajaran direksi PEMA. Fakta ini memantik amarah publik: atas dasar apa uang rakyat Aceh dipakai untuk pesta ulang tahun kampus Jakarta? Apakah ini sekadar CSR atau modus halus gratifikasi terselubung?.

Kecurigaan makin tajam karena jejak konflik kepentingan begitu gamblang. Mawardi Nur adalah alumni Trisakti. Publik pun menuding keras: dana CSR ini bukan lagi kepentingan rakyat Aceh, melainkan nostalgia pribadi sang direktur.

“CSR itu bukan celengan pribadi. Itu uang publik yang wajib kembali ke masyarakat Aceh. Kalau dialirkan ke luar daerah, apalagi untuk kampus pribadi direktur, ini sudah jelas aroma korupsi! KPK jangan tidur, segera turun tangan!” tegas Tri Nugroho Pengabean, Koordinator Satgas Percepatan Pembangunan Aceh.

Bukan sekali ini PEMA jadi sorotan. Di bawah kendali Mawardi Nur, publik sudah muak dengan jejak skandal: bonus jumbo untuk direksi, transaksi miliaran rupiah yang mencurigakan, hingga laporan ke PPATK dan KPK. Kini, kebocoran CSR ke Trisakti hanya menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan uang rakyat.

“Polanya terang benderang. Ada bonus, ada transaksi gelap, kini CSR dipakai untuk Dies Natalis. Ini bukan lagi salah urus, tapi dugaan sistematis menggerogoti uang rakyat Aceh. Kalau KPK masih diam, sama saja membiarkan perampokan berjamaah di tubuh PEMA,” kecamnya.

Sampai berita ini diturunkan, direksi PEMA bungkam. Tapi gelombang desakan publik kian membesar: KPK harus segera membuka penyelidikan, menelusuri aliran dana, dan memeriksa semua pihak yang terlibat. Rakyat Aceh tidak boleh lagi jadi korban kebocoran di perusahaan daerah yang seharusnya menjadi tumpuan ekonomi.

 

Artikel: Punca.co

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

GEGER! Geuchik di Aceh Utara Blokir WA Wartawan Saat Tanya Dana Desa, Tuding Gadungan Padahal Pernah Telponan

3 Maret 2026 - 11:31 WIB

GEGER! Geuchik di Aceh Utara Blokir WA Wartawan Saat Tanya Dana Desa, Tuding Gadungan Padahal Pernah Telponan

Taruna Akpol Hadir untuk Masyarakat, Bersihkan Fasilitas Publik dan Siap Gelar Bakti Sosial di Aceh Tamiang

17 Januari 2026 - 11:17 WIB

Taruna Akpol Hadir untuk Masyarakat, Bersihkan Fasilitas Publik dan Siap Gelar Bakti Sosial di Aceh Tamiang

Kolaborasi Kemanusiaan IGS dan Laznas Syarikat Islam Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

18 Desember 2025 - 15:10 WIB

Kolaborasi Kemanusiaan IGS dan Laznas Syarikat Islam Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

Bersatu dalam Doa, Bergerak dalam Aksi: Syarikat Islam Bantu Aceh dan Sumut

13 Desember 2025 - 09:09 WIB

Bersatu dalam Doa, Bergerak dalam Aksi: Syarikat Islam Bantu Aceh dan Sumut

Saat Perang Mengguncang Gaza dan Banjir Menghancurkan Kampung Sriwijaya, Cahaya Persaudaraan Tetap Menembus Gelap Aceh Tamiang

12 Desember 2025 - 07:36 WIB

Saat Perang Mengguncang Gaza dan Banjir Menghancurkan Kampung Sriwijaya, Cahaya Persaudaraan Tetap Menembus Gelap Aceh Tamiang
Trending di Aceh