MEDAN – dirgaswara. com Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, memimpin apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution, Pangkalan Masyhur, Medan Johor, Sabtu (20/12/2025).
Dalam arahannya, Kombes Jean Calvijn menekankan pentingnya rasa empati bagi seluruh personel yang bertugas dalam mengawal pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) melalui Operasi Lilin Toba.
Di hadapan ratusan personel dan perwira, Kapolrestabes mengingatkan bahwa tugas pengamanan di wilayah hukum Polrestabes Medan jauh lebih kondusif dibandingkan dengan beberapa Polres jajaran Polda Sumut lainnya yang saat ini harus bekerja ekstra menangani pascabencana.
“Saya minta empati rekan-rekan. Kita harus bersyukur karena fokus kita adalah Operasi Lilin. Di saat yang sama, ada rekan-rekan kita di daerah lain, seperti di Aceh Tamiang atau wilayah Sumatera Barat, yang masih berjuang menangani dampak bencana,” ujar Jean Calvijn.
Ia menegaskan bahwa kesiapan personel dimulai dari rasa tanggung jawab dan empati. Menurutnya, jika setiap anggota memiliki rasa tersebut, maka tidak akan ada keterlambatan maupun ketidaksiapan dalam menjalankan instruksi di lapangan.
Kombes Jean Calvijn juga menjelaskan bahwa Operasi Lilin bukan sekadar rutinitas apel kesiap-siagaan, patroli, atau penjagaan di tempat ibadah dan lokasi wisata. Lebih dari itu, operasi ini memiliki makna spiritual yang mendalam.
“Kita menjaga kenyamanan saudara-saudara kita yang merayakan Natal dan menyambut pergantian tahun. Meski kita tidak berkumpul dengan keluarga karena tugas, pengabdian kita adalah untuk menjamin rasa aman bagi masyarakat,” tuturnya.
Terkait teknis di lapangan, Kapolrestabes memerintahkan para Komandan Rayon, melakukan pengecekan mendalam ke setiap Pos Pengamanan (Pospam).
Apel kesiap-siagaan ditutup dengan koordinasi tertutup bersama jajaran Kabag Ops dan komandan satuan untuk menentukan langkah taktis selanjutnya dalam menjaga kondusivitas Kota Medan selama masa libur Nataru.(Red)






