Menu

Mode Gelap
Tak Hanya Penindakan, Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan Ajak Warga Perangi dari bahaya Narkoba Junaidi SH Pimpin KBI Kabupaten Deli Serdang Jumat Barokah Pewarta Polrestabes Medan: Wadah Silaturahmi dan Pererat Sinergi Media-Kepolisian Ramai di Medsos, Polsek Medan Labuhan Tangkap Pelaku Pencurian Velg Truk Pastikan Dapur Sesuai Standar, Ketum Rel MBG Sidak Ke SPPG Sidorejo Dari Video Viral ke Sidang Etik: Kompol DK Dipecat, Polda Sumut Tegaskan Komitmen Penindakan Tegas

Sumut

Ketua Harian Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut Ajak Masyarakat yang beragama Buddha Rayakan Imlek Tanpa Euforia.

badge-check


					Ketua Harian Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut Ajak Masyarakat yang beragama Buddha Rayakan Imlek Tanpa Euforia. Perbesar

MEDAN – dirgaswara. com  Ketua Harian Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut Indra Wahidin mengimbau agar momen Imlek 2026 tidak dirayakan secara berlebihan, seperti dengan pesta kembang api dan besar-besaran dan sejenisnya.

“Kita mengimbau untuk tidak dilaksanakan secara euforia yang berlebihan,” kata Indra dalam keterangannya di Kantor Inti Sumut, Senin 26/1/2026

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat yang tengah berduka akibat bencana yang menerpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Imbauan tersebut disampaikan Indra pada kegiatan rapat bersama para Tokoh Buddha Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Wilayah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut, Polonia Medan.

Sejumlah Perhimpunan Indonesia Tionghoa daerah juga menyatakan akan meniadakan ada pesta kembang api saat malam perayaan Imlek 2026, salah satunya Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut, Medan.

Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut Jenly menegaskan bahwa tidak ada pesta kembang api saat malam perayaan Imlek 2026 di Medan.

Jenly menegaskan bahwa imbauan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan kondisi nasional, khususnya bencana banjir bandang yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang telah menimbulkan korban jiwa serta kerugian besar bagi masyarakat setempat.

“Kepekaan sosial menjadi penting agar perayaan tidak melukai rasa kemanusiaan saudara-saudara kita yang sedang terdampak bencana,” tegas Jenly.

Selain mengajak menahan euforia, Jenly juga meminta masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama momentum pergantian tahun, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan maupun risiko kebencanaan di wilayah masing-masing.

Kendati demikian, Jenly menyebutkan perayaan Imlek harus tetap diadakan di Medan meski dengan cara sederhana. Sebab, kata Jenly, Medan merupakan Kota terbesar ke tiga di Indonesia dan merupakan kota global sehingga Medan akan disorot oleh dunia.

“Tetapi yang jelas saya tidak ingin kita menampakkan kemewahan berlebihan dan tidak punya empati dengan apa yang terjadi dengan saudara-saudara kita yang ada di Sumatera,” kata Jenly.(Red) 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Syarikat Islam Sumut Bangun Pesantren Perdana, Gerakan Besar Cetak Generasi Umat

27 April 2026 - 05:53 WIB

Syarikat Islam Sumut Bangun Pesantren Perdana, Gerakan Besar Cetak Generasi Umat

Cegah Kriminalitas dan 3C, Polres Tapteng Gelar Patroli Blue Light di Sejumlah Titik Rawan

27 April 2026 - 05:43 WIB

Cegah Kriminalitas dan 3C, Polres Tapteng Gelar Patroli Blue Light di Sejumlah Titik Rawan

Malam Silaturahmi Kapolsek Kotapinang, Hangatkan Kebersamaan dan Perkuat Sinergi

26 April 2026 - 06:45 WIB

Malam Silaturahmi Kapolsek Kotapinang, Hangatkan Kebersamaan dan Perkuat Sinergi

Rahmadsyah Putra Tarigan Kembali Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Area

25 April 2026 - 15:30 WIB

Rahmadsyah Putra Tarigan Kembali Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Area

Mochamad Mukaffi Resmi Jabat Kalapas Binjai, Siap Bawa Lapas Lebih Profesional dan Humanis

22 April 2026 - 03:31 WIB

Mochamad Mukaffi Resmi Jabat Kalapas Binjai, Siap Bawa Lapas Lebih Profesional dan Humanis
Trending di Sumut