Menu

Mode Gelap
Pariwisata Karo Tercoreng Pungli Pariban: Penegakan Hukum Mandul di Hadapan Kelompok ‘Ber alias Lin’? Polrestabes Medan Musnahkan 52 Kilogram Sabu yang Diselundupkan Dari Aceh ke Medan, Kombes Jean Calvijn : memproses Pelaku Secara Tegas dan Tuntas Upaya Mediasi dan Restorative Justice Buntu, Polres Langkat Lanjutkan Proses Hukum Kasus Saling Lapor Secara Profesional Polda Sumut Ungkap Peredaran 2 Kg Sabu dan 2.000 Butir Ekstasi, Seorang Oknum Guru Ditangkap Karate Open Tournament & Festival Tahun 2026, Ajang Seleksi Bibit Karateka Terbaik Sumut Kurang Dari 1×24 Jam, Unit Reskrim Polsek Gunung Malela Ringkus Residivis Curanmor Hingga Ke Medan: Satu Pelaku, Tiga Kasus Kejahatan Lintas Wilayah Terbongkar

Sumut

Sosialisasi 4 Pilar kepada Lembaga Sosial dan Relawan, Senator Muhammad Nuh: Kolaborasi adalah Kunci Solusi Riil di Tengah Bencana

Avatar photobadge-check


					Sosialisasi 4 Pilar kepada Lembaga Sosial dan Relawan, Senator Muhammad Nuh: Kolaborasi adalah Kunci Solusi Riil di Tengah Bencana Perbesar

Dirgaswara News – Senator M Nuh Anggota MPR RI, menyelenggarakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan tema khusus bagi para pegiat kemanusiaan pada Minggu, 14 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di Aula Deli Insani Kab. Deli Serdang ini dihadiri oleh perwakilan berbagai lembaga sosial dan relawan bencana dari berbagai wilayah.

Dalam materinya, Muhammad Nuh tidak hanya menjelaskan nilai-nilai fundamental Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, tetapi secara khusus menyoroti peran krusial lembaga sosial sebagai ujung tombak solusi riil di lapangan saat bencana melanda.

“Dalam setiap musibah yang menimpa, seperti yang kita saksikan di Sumatera belakangan ini, yang langsung hadir dan menyentuh langsung kebutuhan korban seringkali adalah lembaga sosial dan relawan. Anda semua adalah manifestasi nyata dari sila-sila Pancasila yang bergerak. Anda mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan keadilan sosial secara langsung,” papar Muhammad Nuh di hadapan para peserta.

Lebih jauh, beliau menekankan bahwa dampak kerja kemanusiaan akan lebih efektif dan luas jangkauannya jika diiringi dengan semangat kolaborasi.

“Kekuatan kita sesungguhnya terletak pada kolaborasi dan berbagi informasi. Saya mengharapkan dan mendorong para lembaga sosial untuk saling membuka komunikasi, berbagi data, dan menyinergikan program. Hindari ego sektoral atau tumpang tindih bantuan. Dengan berjejaring, kita bisa memetakan kebutuhan lebih cepat, mendistribusikan bantuan lebih merata, dan menghindari adanya wilayah atau korban yang terlewatkan,” serunya.

Sosialisasi 4 Pilar kepada Lembaga Sosial dan Relawan, Senator Muhammad Nuh: Kolaborasi adalah Kunci Solusi Riil di Tengah Bencana

Senator Muhammad Nuh memberikan beberapa alasan mengapa kolaborasi lembaga sosial menjadi keharusan:

1. Efisiensi Sumber Daya dan Cakupan yang Luas: Dengan berbagi informasi tentang lokasi, jenis kebutuhan, dan jumlah relawan, sumber daya yang terbatas dapat dialokasikan secara optimal. Kolaborasi memungkinkan bantuan menjangkau daerah yang paling terpencil sekalipun.
2. Penanganan yang Holistik dan Berkelanjutan: Bencana membutuhkan penanganan multidimensi, mulai dari darurat, kesehatan, psikososial, hingga pemulihan ekonomi. Tidak ada satu lembaga pun yang bisa menjangkau semua aspek ini sendirian. Kolaborasi antar lembaga dengan spesialisasi berbeda memungkinkan korban mendapatkan pendampingan yang komprehensif.
3. Memperkuat Legitimasi dan Akuntabilitas: Kerja sama yang transparan membangun kepercayaan publik dan donatur. Kolaborasi yang terdokumentasi dengan baik juga memudahkan koordinasi dengan pemerintah dan BNPB, sehingga respons bencana menjadi lebih terstruktur dan akuntabel.
4. Implementasi Bhinneka Tunggal Ika dalam Aksi: Lembaga sosial dengan latar belakang berbeda (agama, metode, atau fokus) yang bersatu membantu sesama tanpa pandang bulu adalah wujud nyata dari persatuan dalam keberagaman. Ini adalah pendidikan kebangsaan yang paling konkret di tengah masyarakat.

“Negara hadir melalui regulasi dan infrastruktur, tetapi denyut nadi pertolongan pertama seringkali ada pada lembaga kemanusiaan dan para relawan. Dengan semangat NKRI, mari kita jadikan ruang kerjasama ini lebih kuat. Koordinasi adalah amunisi kita yang paling penting selain niat tulus membantu,” tambahnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolda Sumut Resmikan Empat SPPG Polres Karo Dukung Program MBG

9 April 2026 - 06:59 WIB

Kapolda Sumut Resmikan Empat SPPG Polres Karo Dukung Program MBG

Kapolda Sumut Pimpin Perubahan Nomenklatur Polres Tanah Karo Menjadi Polres Karo

9 April 2026 - 02:49 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Perubahan Nomenklatur Polres Tanah Karo Menjadi Polres Karo

Operasi Ketupat Toba 2026 Tekan Gangguan Kamtibmas 24,27 Persen, Kecelakaan Lalu Lintas di Sumut Turun Signifikan

31 Maret 2026 - 05:23 WIB

Operasi Ketupat Toba 2026 Tekan Gangguan Kamtibmas 24,27 Persen, Kecelakaan Lalu Lintas di Sumut Turun Signifikan

Turnamen Anniversary SSB New Soccer Pratama Meriahkan Medan, 35 Tim dari 8 Daerah Bertarung Rebut Piala Bergengsi DPW dan DPD Gerakan Rakyat Sumatera Utara

29 Maret 2026 - 09:02 WIB

Turnamen Anniversary SSB New Soccer Pratama Meriahkan Medan, 35 Tim dari 8 Daerah Bertarung Rebut Piala Bergengsi DPW dan DPD Gerakan Rakyat Sumatera Utara

Reuni 60 Tahun SMPN 10/12 Medan, Dari Nostalgia Sekolah hingga Memperkuat Solidaritas Alumni

29 Maret 2026 - 04:46 WIB

Reuni 60 Tahun SMPN 10/12 Medan, Dari Nostalgia Sekolah hingga Memperkuat Solidaritas Alumni
Trending di Sumut