MEDAN, DIRGASWARA NEWS – Wacana pengalihan komando Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ke bawah kementerian baru terus mendapat sorotan tajam. Joko Imawan, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Persis Sumatera Utara, angkat bicara dengan menegaskan bahwa menjaga Polri tetap di bawah kendali langsung Presiden adalah langkah yang sudah ideal untuk menjaga maruah konstitusi dan integritas negara.
Menurut Joko, struktur Polri saat ini bukan sekadar masalah administrasi, melainkan cerminan dari kepatuhan terhadap kepemimpinan nasional yang sah.
Joko Imawan menekankan bahwa dalam kacamata organisasi dan kebangsaan, kepatuhan kepada pemimpin tertinggi (Ulil Amri) adalah sebuah amanah. Dengan berada langsung di bawah Presiden, Polri berada di bawah kendali otoritas sipil tertinggi yang dipilih langsung oleh rakyat.
“Presiden adalah simbol supremasi sipil. Menempatkan Polri langsung di bawah Presiden menjamin kejelasan komando nasional dan memastikan bahwa kepolisian benar-benar menjadi alat negara, bukan alat departemen atau kementerian tertentu,” ujar Joko Imawan.
Dalam keterangannya, Joko merinci empat alasan fundamental mengapa Polri tidak boleh digeser ke bawah kementerian:
1. Menjamin Supremasi Sipil:
Keberadaan Polri di bawah Presiden memastikan bahwa otoritas kepolisian tetap berada di jalur sipil yang demokratis, sekaligus menghindari tumpang tindih kepentingan birokrasi.
2. Kementerian Baru Tidak Urgen:
Pembentukan kementerian baru untuk membawahi Polri dinilai tidak mendesak. Alih-alih memperkuat, hal ini justru berisiko melemahkan gerak cepat Polri dalam menangani isu keamanan nasional.
3. Kejelasan Komando Nasional:
Jalur koordinasi yang pendek antara Presiden dan Kapolri sangat vital dalam situasi darurat. Penambahan struktur kementerian hanya akan menciptakan birokrasi yang berbelit-belit.
4. Fokus pada Reformasi Internal:
Daripada sibuk mengutak-atik struktur, Joko menyarankan agar energi bangsa difokuskan pada penguatan integritas, profesionalisme, dan rasa keadilan di tubuh Polri.
Joko Imawan menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Pemuda Persis Sumut berkomitmen mendukung Polri yang lebih profesional.
“Reformasi Polri yang kita butuhkan adalah peningkatan integritas dan profesionalisme agar keadilan bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Jangan sampai wacana kementerian baru ini justru mendegradasi semangat reformasi tersebut,” pungkasnya.











